MASIGNASUKAv102
6998101287389560820

Prioritas Stock meliputi Metode dalam Inventory, Peringkat Nilai Uang, Peringkat Frekuensi Pemakaian, Peringkat Jumlah Pemakaian dan Peringkat Gabungan

Prioritas Stock meliputi Metode dalam Inventory, Peringkat Nilai Uang, Peringkat Frekuensi Pemakaian, Peringkat Jumlah Pemakaian dan Peringkat Gabungan
Add Comments
8/08/2019


Stock

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
(Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh)
Puji Syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah memberikan Rahmat, Karunia, Taufik dan Hidayah-nya kepada kita semua sehingga kita masih dapat hidup di Dunia ini, serta semoga kita semua selalu mendapat Inayah dan Lindungan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ “Aamiin ya Rabbal'alamin” ...

Shalawat, Salam serta Taslim kepada sang Revolusioner Dunia, Junjungan Alam Nabi Besar Sayyidina Maulana Muhammad Shallawlahu ‘Alaihi Wasallam yang telah membimbing kita dari zaman Kegelapan dan Kebodohan menuju zaman Terang Benerang, sangat jelas perbedaan antara Hak dan Bathil serta penuh dengan Ilmu Pengetahuan seperti saat ini.

Pada Artikel ini kami akan menjelaskan mengenai Prioritas Stock meliputi Metode dalam inventory, Peringkat Nilai Uang, Pringkat Frekuensi Pemakaian, Peringkat Jumlah Pemakaian dan Peringkat Gabungan. Sebelum masuk ke Materi marilah kita membaca Ta‘awuz : أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ “A’udzu billahi minasy syaithonir rojiim” dan Basmalah : بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحيمِ “Bismillahirraahmanirrahiim” Agar Bacaan yang dibaca menjadi Berkah dan Bermanfaat. آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ “Aamiin ya Rabbal'alamin” ...

Ada 2 Metode yang umum digunakan dalam inventory, yaitu:
1.        Metode EOQ (Economic Order Quantity)
2.        Metode MRP (Material Requirement Planning)

Perbandingan antara Metode EOQ dan Metode MRP yaitu,

Tabel Perbandingan EOQ dengan MRP
MRP
EOQ
Kebutuhan
Dependent
Independent
Filosofi Order
Permintaan
Penggantian
Peramalan (Forecast)
Master jadwal
Demand yang lalu
Konsep Kontrol
Semua Item
ABC
Tujuan
Kebutuhan manufacture
Konsumen EOQ
Pola kebutuhan
Berbeda tapi bisa diprediksi
sembarang
Tipe Inventori
Material mentah, barang dalam proses
Barang jadi, sukucadang

Setiap sistem inventori yang digunakan harus mampu memenuhi 3 kriteria permintaan pelanggan:
1.        Jenis item yang diminta
2.        Jumlah item
3.        Waktu

Metode ABC dapat membantu untuk  menetapkan urutan prioritas item yang memerlukan Stock. Metode ABC (Activity-Based Costing) adalah sistem akumulasi biaya dan pembebanan biaya ke produk dengan menggunakan berbagai cost driver, dilakukan dengan menelusuri biaya dari aktivitas dan setelah itu menelusuri biaya dari aktivitas ke produk.

Klasifikasi dalam sistem ABC bisa kita bedakan berdasarkan tiga kelompok sebagai berikut:
1.        Berdasarkan nilai uang
2.        Berdasarkan frekuensi pemakaian
3.        Berdasarkan jumlah pemakaian

Peringkat Nilai Uang
Dasar pengelompokan mengacu pada besarnya biaya yang terlibat pengadaan Stock. Langkah yang ditempuh :
1.        Menghitung jumlah pemakaian setiap item
2.        Menghitung nilai uang yang merupakan hasilkali antara jumlah item dengan harga satuannya
3.        Menyusun urutan peringkat item berdasarkan besarnya pemakaian tahunan
4.        Menghitung pemakaian tahunan kumulatif beserta persentasenya
5.        Membuat peringkat berdasarkan nilai uang

Peringkat Frekuensi Pemakaian
Prosedur penyusunnya sebagai berikut:
1.        Setiap permintaan barang yang sama dengan nomor sama dikumpulkan sehingga bisa dihitung dalam satu kartu selama satu periode terakhir. Jumlah frekuensi
2.        Permintaan tersebut dikenal dengan Frekuensi Permintaan (FP).
3.        Membuat susunan item mulai dari frekuensi tertinggi hingga frekuensi terendah
4.        Hitung akumulasi frekuensi berikut persentasenya
5.        Susun peringkat berdasarkan jumlah frekuensi permintaan

Peringkat frekuensi bisa mengurangi resiko “dead Stock” dengan cara membuat klasifikasi sebagai berikut :
1.        Klasifikasi A
Dikenal dengan istilah “Fast Moving” yaitu item dengan frekuensi pemakaian rata-rata tinggi (Satu kali dalam 1 Bulan) wajib diadakan Stock.

2.        Klasifikasi B
Dikenal dengan istilah “Medium Moving” , yaitu item dengan frekuensi pemakaian 2 sampai 3 bulan, diadakan stok dengan resiko “ dead Stock” tidak terlalu besar.

3.        Klasifikasi C
Dikenal dengan istilah “Slow Moving”, yaitu item dengan frekuensi pemakaian 4 sampai 12 bulan. Jarang diadakan Stock, tapi dipesan apabila ada permintaan dengan alasan kuat.

4.        Klasifikasi D
Dikenal dengan istilah “Inactive” (Tidak Aktif) yaitu item dengan frekuensi pemakaian 1 sampai 2 tahun. Tidak perlu diadakan Stock dan setiap permintaan harus diteliti dengan cermat.

Peringkat Jumlah Pemakaian
Pengelompokan cara ini lebih tepat digunakan untuk memperkirakan besarnya wadah penyimpanan ataupun luas tempat yang diperlukan, penyusunannya mengacu pada jumlah pemakaian.

Peringkat Gabungan
Cara ini merupakan penggabungan antara frekuensi dengan peringkat nilai uang, dengan data tersebut kita bisa mengetahui item mana yang penting untuk diberi perhatian lebih didalam merencanaan Stock.


Demikian Artikel mengenai Prioritas Stock meliputi Metode dalam Inventory, Peringkat Nilai Uang, Peringkat Frekuensi Pemakaian, Peringkat Jumlah Pemakaian dan Peringkat Gabungan, kita akhiri dengan mebaca Hamdallah : اَ الحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ “Alhamdulillahirabbil ’Alamin”.