MASIGNASUKAv102
6998101287389560820

Penjelasan Lengkap Perilaku Tikus: Indera Pada Tikus, Kemampuan Fisik, Sarang, Makanan, Kebiasaan dan Habitat, serta Tanda-tanda Keberadaan Tikus

Penjelasan Lengkap Perilaku Tikus: Indera Pada Tikus, Kemampuan Fisik, Sarang, Makanan, Kebiasaan dan Habitat, serta Tanda-tanda Keberadaan Tikus
Add Comments
6/30/2020

Penjelasan Lengkap Perilaku Tikus: Indera Pada Tikus, Kemampuan Fisik, Sarang, Makanan, Kebiasaan dan Habitat, serta Tanda-tanda Keberadaan Tikus


اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

(Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh)

Puji Syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah memberikan Rahmat, Karunia, Taufik dan Hidayah-nya kepada kita semua sehingga kita masih dapat hidup di Dunia ini, serta semoga kita semua selalu mendapat Inayah dan Lindungan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ “Aamiin ya Rabbal'alamin” ...

 

Shalawat, Salam serta Taslim kepada sang Revolusioner Dunia, Junjungan Alam Nabi Besar Sayyidina Maulana Muhammad Shallawlahu ‘Alaihi Wasallam yang telah membimbing kita dari zaman Kegelapan dan Kebodohan menuju zaman Terang Benerang, sangat jelas perbedaan antara Hak dan Bathil serta penuh dengan Ilmu Pengetahuan seperti saat ini.

 

Sebelumnya kamu sudah membahas mengenai PenjelasanLengkap Jenis-jenis tikus beserta gambarnya, dan pada artikel ini kami akan membahas mengenai Penjelasan Lengkap Perilaku Tikus: Indera Pada Tikus, Kemampuan Fisik, Sarang, Makanan, Kebiasaan dan Habitat, serta Tanda-tanda Keberadaan Tikus. Sebelum masuk ke Materi marilah kita membaca Ta‘awuz : أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ “A’udzu billahi minasy syaithonir rojiim” dan Basmalah : بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحيمِ “Bismillahirraahmanirrahiim” Agar Bacaan yang dibaca menjadi Berkah dan Bermanfaat. آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ “Aamiin ya Rabbal'alamin” ...

 

 

A. Indera Pada Tikus

1.        Indera Penglihatan Tikus

Dilihat dari pengelihatannya menurut para ahli konon tikus ternyata tikus mempunyai pengelihatan yang jelek, yaitu ternyata tikus adalah hewan yang buta warna, artinya ia hanya dapat melihat benda-benda berwarna hitam dan putih. Akan tetapi, tikus tampaknya tertarik pada warna-warna hijau, kuning dan hitam. Warna hijau dan kuning diduga merupakan warna daun dan malai tanaman padi yang merupakan makanan utamanya di lapang. Sedangkan warna hitam merupakan warna gelap yang terlihat pada malam hari. Kemampuan tikus dalam melihat benda-benda yang ada di depannya dapat mencapai 10 meter.

 

2.        Indera Penciuman Tikus

Organ penciuman tikus sangat baik, terutama untuk mencium bau makanannya. Tikus jantan dapat mencium bau tikus betina yang sedang birahi untuk dikawininya.Tikus betina dapat mencium bau anaknya yang keluar dari sarang berdasarkan air seni yang dikeluarkan oleh anaknya.

 

3.        Indera Pendengaran Tikus

Pendengaran tikus sangat baik. Tikus dapat mendengar suara-suara dengan frekuensi tinggi, yang tidak dapat didengar oleh manusia. Berdasarkan suara-suara yang dikeluarkan oleh tikus, dapat dibagi menjadi beberapa suara, yaitu :

a.    Suara-suara pada saat akan melakukan perkawina

b.    Suara-suara menandakan adanya bahaya

c.     Suara-suara pada saat menemukan makanan

d.    Suara-suara pada saat tikus mengalami kesakitan

 

4.        Indera Pengecap Tikus

Rasa mengecap pada tikus berkembang sangat baik. Tikus dan mencit dapat mendekteksi dan menolak air minum yang mengandung phenylthiocarbamide 3 ppm, pahit.

 

5.        Indera Peraba atau Penyentuh Tikus

Rasa menyentuh sangat berkembang dikalangan rodensia komensal, ini untuk membantu pergerakannya sepanjang jejak dimalam hari. Sentuhan badan dan kibasan ekor akan tetap digunakan selama menjelajah, kontak dengan lantai, dinding dan benda lain yang dekat sangat membantu dalam orientasi dan kewaspadaan binatang ini terhadap ada atau tidaknya rintangan didepannya.

 

 

B. Kemampuan Fisik

1.        Menggali

R. Norvegicus adalah binatang penggali lubang. Lubang digali untuk tempat perlindungan dan sarangnya. Kemampuan menggali dapat mencapai 2-3 meter tanpa kesulitan.

 

2.        Memanjat

R. Komensal adalah pemanjat yang ulung. Tikus atap atau tikus rumah yang bentuk tubuhnya lebih kecil dan langsing lebih beradaptasi untuk memanjat dibandingkan dengan tikus riol/got. Namun demikian kedua spesies tersebut dapat memanjat kayu dan bangunan yang permukaannya kasar. Tikus riol/got dap memanjat pipa baik di dalam maupun di luar.

 

3.        Meloncat dan Melompat

R. Norvegicus dewasa dapat meloncat 77 cm lebih (vertikal). Dari keadaan berhenti tikus got dapat melompat sejauh 1,2 meter. M.musculus meloncat arah vertikal setinggi 25 cm.

 

4.        Menggerogoti

Tikus menggerogoti bahan bangunan/kayu, lembaran almunium maupun campuran pasir, kapur dan semen yang mutunya rendah.

 

5.        Berenang dan menyelam

Baik R. Norvegicus, R. Rattus dan M. Musculus adalah perenang yang baik. Tikus yang dusebut pertama adalah perenang dan penyelam yang ulung, perilaku yang semi akuatik, hidup disaluran air bawah tanah, sungai dan areal lain yang basah.

 

 

C. Sarang Tikus

Penjelasan Lengkap Prilaku Tikus: Indera Pada Tikus, Kemampuan Fisik, Sarang, Makanan, Kebiasaan dan Habitat, serta Tanda-tanda Keberadaan Tikus


Sarang yang dibuat biasanya mempunyai lebih dari satu pintu, pintu utama untuk jalan keluar dan masuk setiap hari, pintu darurat yang digunakan dalam keadaan yang membahayakan, misalnya pada saat dikerjar oleh predator ataupun pada saat dilakukan gropyokan, dan pintu yang menuju ke sumber air sebagai minumnya. Pintu darurat ini disamarkan dengan cara ditutupi dengan daun-daunan. Selain itu, sarang tikus juga terdiri dari lorong yang berkelok-kelok; semakin banyak anggota keluarga tikus, semakin panjang lorong yang dibuat. Sarang tikus juga dilengkapi dengan ruangan/ kamar yang difungsikan untuk beranak dan kamar sebagai gudang tempat meyimpan bahan makanan.

 

 

D. Makanan Tikus

Penjelasan Lengkap Prilaku Tikus: Indera Pada Tikus, Kemampuan Fisik, Sarang, Makanan, Kebiasaan dan Habitat, serta Tanda-tanda Keberadaan Tikus


Tikus merupakan hewan yang mempunyai preferensi makanan yang banyak, baik yang berasal dari tumbuhan maupun dari hewan. Walaupun demikian biji-bijian seperti gabah, beras dan jagung tampaknya lebih disukai daripada yang lain. Seekor tikus dapat merusak 283 bibit padi per hari atau 103 batang padi bunting per hari. Setelah itu, tikus juga menyukai umbi-umbian serperti ubi jalar dan ubi kayu. Makanan yang berasal dari hewan terutama adalah serangga dan hewan-hewan kecil lainnya. Makanan dari hewan ini merupakan sumber untuk pertumbuhan dan untuk memperbaiki bagian-bagian tubuh yang rusak, sedangkan makanan yang berasal dari tumbuhan dimanfaatkan sebagai sumber tenaga.

 

Hasil penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa kebutuhan makanan seekor tikus setiap hari kira-kira 10% dari bobot tubuhnya, tergantung dari kandungan air dan gizi dalam makanannya. Tikus merupakan hewan yang aktif pada malam hari sehingga sebagian besar aktivitas makannya dilakukan pada malam hari. Tikus memiliki sifat “neo-fobia”, yaitu takut atau mudah curiga terhadap benda- benda yang baru ditemuinya. Dengan adanya sifat tikus yang demikian, maka makanan akan dimakan adalah makanan yang sudah biasa ditemui. Dia akan mencicipi dulu makanan yang baru ditemuinya.

 

 

E. Kebiasaan dan Habitat

Tikus dikenal sebagai binatang kosmopolitan yaitu menempati hampir di semua habitat. Habitat dan kebiasaan jenis tikus yang dekat hubungnnya dengan manusia adalah sebagai berikut :

1.        R. norvegicus

Menggali lubang, berenang dan menyelam, menggigit benda-benda keras seperti kayu bangunan, aluminium dsb. Hidup dalam rumah, toko makanan dan gudang, diluar rumah, gudang bawah tanah, dok dan saluran dalam tanah/riol/got.

 

2.        R. Ratus Diardii

Sangat pandai memanjat, biasanya disebut sebagai pemanjat yang ulung, menggigit benda-benda yang keras. Hidup dilobang pohon, tanaman yang menjalar. Hidup dalam rumah tergantung pada cuaca.

 

3.        M. Musculus

Termasuk rondensia pemanjat, kadang-kadang menggali lobang, menggigit hidup didalam dan diluar rumah.

 

 

F. Tanda-tanda Keberadaan Tikus

Untuk mengetahui ada tidaknya tikus pada suatu tempat dan mencegah kemungkinan bahaya dari makanan yang tercemar oleh tikus adalah sebagai berikut :

1.        Droping

Adanya kotoran tikus yang ditemukan di tempat/ruangan yang diperiksa. Tinja tikus mudah dikenal dari bentuk dan warna yang khas, tanpa disertai bau yang mencolok, tinja tikus yang masih baru lebih terang dan mengkilap serta lebih lembut (agak lunak), makin lama maka tinja akan semakin keras.

 

2.        Run ways

Jalan yang biasa dilalui tikus dari waktu ke waktu disuatu tempat disebut run ways. Tikus mempunyai kebiasaan melalui jalan yang sama, bila melalui lubang diantara eternit rumah, maka jalan yang dilaluinya lambat laun menjadi hitam.

 

3.        Grawing

Grawing merupakan bekas gigitan yang dapat ditemukan, tikus dalam aktivitasnya akan melakukan gigitan baik untuk makan maupun membuat jalan misalnya lubang dinding.

 

4.        Borrow

Borrow adalah lubang yang terdapat pada sekitar beradanya tikus seperti dinding, lantai, perabotan dan lain-lain.

 

5.        Bau

Tikus akan mengeluarkan bau yang disebabkan oleh tubuh tikus atau urinnya.

 

6.        Tikus hidup

Tikus hidup akan berkeliaran walaupun hanya sebentar.

 

7.        Ditemukannya bangkai tikus baru atau lama di tempat yang diamati.

Infestasi rodensia disuatu tempat dapat diketahui secara awal dengan mengamati adanya kotoran, jejak, bekas gigitan, dan baunya yang khas.

 

 

Demikian Artikel mengenai Penjelasan Lengkap Perilaku Tikus: Indera Pada Tikus, Kemampuan Fisik, Sarang, Makanan, Kebiasaan dan Habitat, serta Tanda-tanda Keberadaan Tikus, kita akhiri dengan mebaca Hamdallah : اَ الحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ “Alhamdulillahirabbil ’Alamin”.